“MAKALAH
GEOGRAFI”
PENAMBANGAN
PASIR BESI
KATA PENGANTAR
Puji
syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat,taufik dan hidayahnya
kami dapat menyelesaikan tugas mata pelajaran Geografi “ MAKALAH PENAMBANGAN
PASIR BESI” untuk menambah pengetahuan
dalam pembelajaran. Kami menyelesaikan tugas berikut dengan baik. Semoga dapat
menambah ilmu bagi kami . untuk itu kami aturkan banyak terimakasih kepada
bapak dan ibu guru yang telah membimbing kami sehingga kami menyelesaikannya.
Wasallamualaikum
wr wb
Penyusun
A.
Pengertian Pertambangan,Pasir Besi
dan Dampak Lingkungan
Pertambangan adalah rangkaian kegiatan dalam rangka upaya
pencarian, penambangan (penggalian), pengolahan, pemanfaatan dan penjualan bahan galian (mineral, batubara, panas bumi, migas,dll).
Secara umum pasir besi terdiri dari mineral opak yang
bercampur dengan butiran-butiran dari mineral non logam seperti, kuarsa,
kalsit, feldspar, ampibol, piroksen, biotit, dan tourmalin. mineral tersebut
terdiri dari magnetit, titaniferous magnetit, ilmenit, limonit, dan hematit,
Titaniferous magnetit adalah bagian yang cukup penting merupakan ubahan dari
magnetit dan ilmenit. Mineral bijih pasir besi terutama berasal dari batuan
basaltik dan andesitik volkanik. Kegunaannya pasir besi ini selain untuk
industri logam besi juga telah banyak dimanfaatkan pada industri semen.
Di dalam Ensiklopedi Nasional Indonesia disebutkan bahwa
pasir besi adalah bijih laterit dengan kandungan pokok berupa mineral oksida
besi. Pasir besi biasanya mengandung juga beberapa mineral oksida logam lain,
seperti vanadium, titanium, dan krominum, dalam jumlah kecil.
Pasir yang mengandung bijih besi ini adalah bahan galian
yang mengandung mineral besi, yang dapat digunakan secara ekonomis sebagai
bahan baku pembuatan besi logam atau baja. Persyaratan utama yang harus
dipenuhi adalah kandungan besinya harus lebih dari 51,5 persen.
Pengertian Dampak Lingkungan menurut undang-undang No.4
tahun 1982 tentang ketentuan-ketentuan pokok pengendalian lingkungan
adalah perubahan lingkungan yang diakibatkan oleh suatu kegiatan. Secara umum
dampak lingkungan dihasilkan oleh efek lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan
yang dilakukan oleh manusia. Dampak lingkungan tidak selalu berarti negatif,
tetapi juga bisa berarti positif. Dampak lingkungan bersifat positif apabila
terjadi perubahan yang menguntungkan bagi lingkungan, sedangkan dampak bersifat
negative apabila terjadi perubahan yang merugikan, mencemari dan merusak
lingkungan.
B.
Tahap eksplorasi pasir besi
Pada tahapan penambangan pasir besi, pada awalnya pasti akan
melakukan eksplorasi melihat kandungan pasir besi yang ada baru kemudian di
tindak lanjuti dengan pembuatan surat permohonan perijinan pertambangan.
Tahapan eksplorasi perlu dilakukan untuk mengetahui apakah lahan atau lokasi
yang nanti akan kita buat surat ijin pertambangan itu benar-benar mengadung
pasir besi dengan kadar yang tinggi dan komersial.
Proses eksplorasi sebenarnya mudah tapi emang butuh tenaga
yang ekstra dan harus dilakukan oleh lebih dari satu orang, dengan membawa pipa
bor dan mesin air sudah cukup untuk mengecek lahan yang akan kita eksplorasi,
pipa akan di tancapkan ke tanah dengan diberi tekanan air dari mesin air yang
dinyalakan untuk dapat mudah nembus kelapisan tanah. dalam nya proses
pengeboran tergantung panjangnya pipa, jika dalam kedalaman 2 meter sudah
nampak ada pasir besi yang keluar berarti lokasi tersebut ada setidaknya
mengandung pasir besi kemudian akan dilanjutkan lagi dengan melkukan pengeboran
di titik lain yang masih berdekatan dengan lokasi yang telah tadi dilakukan
pengeboran.
Setelah proses eksplorasi selesai atau hasil dari eksplorasi
berupa sample pasir besi akan di bawa pulang untuk dilkukan tes laboratorium
melihat seberapa besar kadar kandungan pasir besi dilokasi tersebut jika
hasilnya sesuai yang diharapkan maka akan dilanjutkan ke tahap Pembuatan surat
ijin pertambangan produksi untuk lokasi tersebut dengan melengkapi data-data
pendukung yang ada...untuk tahap selanjutnya akan dijelaskan di postingan
berikutnya. terimakasih.
C.
Penambangan
Besi
Kegunaan pasir besi ini selain untuk industri logam besi
juga telah banyak dimanfaatkan pada industri semen. Selain itu manfaat dan
kegunaan pasir besi adalah bahan dasar untuk tinta kering (toner) pada mesin
fotokopi dan tinta laser, bahan utama untuk pita kaset, pewarna serta campuran
(filter) untuk cat, bahan dasar untuk industri magnet permanent.
Kawasan penambangan besi di Kabupaten Tasikmalaya
berlokasi di Cipatujah, dimulai pada tahun 2009. Berdasarkan informasi
dari salah seorang pengelola penambangan pasir besi di daerah ini, tidak semua
tanah memiliki kandungan pasir besi, hanya berjarak ± 1 Km dari garis pantai.
Kandungan pasir besi di kawasan ini sekitar 30%-40%.
Salah satu perusahaan tambang pasir besi di Cipatujah yaitu PT. Multi Makmur Margos, yang mulai beroperasi tahun 2009. Dari hasil produksinya, PT. Multi Makmur Margos smenghasilkan sekitar 100 ton dari raw material sebanyak 240 truk. Untuk mencapai proses produksi sebesar itu dilakukan proses penambangan selama 24 jam dengan 3 Shift kerja, yaitu shift pertama dari pukul 07.00-13.00 WIB, shift kedua dari pukul 15.00-23.00 WIB dan shift ketiga dari pukul 23.00-07.00 WIB. Untuk peralatan tambang seperti beko disewa perusahaan dengan harga sewa Rp. 200.000/jam (belum termasuk bbm dan operator).
Salah satu perusahaan tambang pasir besi di Cipatujah yaitu PT. Multi Makmur Margos, yang mulai beroperasi tahun 2009. Dari hasil produksinya, PT. Multi Makmur Margos smenghasilkan sekitar 100 ton dari raw material sebanyak 240 truk. Untuk mencapai proses produksi sebesar itu dilakukan proses penambangan selama 24 jam dengan 3 Shift kerja, yaitu shift pertama dari pukul 07.00-13.00 WIB, shift kedua dari pukul 15.00-23.00 WIB dan shift ketiga dari pukul 23.00-07.00 WIB. Untuk peralatan tambang seperti beko disewa perusahaan dengan harga sewa Rp. 200.000/jam (belum termasuk bbm dan operator).
Proses penambangan pasir besi sendiri, dimulai dengan pasir
yang ditambang menggunakan beko, yang selanjutnya dari lokasi tambang, pasir
tersebut diangkut oleh truk ke lokasi pencucian pasir. Disinilah raw material
material pasir besi dipisahkan dengan material lainnya. Setelah dicuci,
material pasir besi siap dikirim, sedangkan limbahnya dibuat untuk
reklamasi/menutup lubang-lubang bekas penambangan.
Dalam proses penambangan pasir besi kedalaman pengerukan
biasanya maksimal sampai 4 meter, karena kalau lebih dari itu harus menggunakan
pompa untuk mengeluarkan air tanah rembesan. Untuk pemasaran dari hasil
penambangan pasir besi dari daerah Cipatujah sendiri dikirim ke Cilacap dengan
harga Rp. 240.000,-/ton dan selanjutnya di ekspor ke Cina melalui pelabuhan
Tanjung Intan Cilacap. Pasir besi yang diekspor ke luar negeri biasanya dipakai
sebagai bahan campuran semen oleh perusahaan-perusahaan semen diluar Negeri.
Selain diekspor keluar negeri bijih pasir besi pun dipasok ke perusahaan semen
di dalam negeri, salah satunya yaitu perusahaan semen PT. Holcim Tbk.
Dalam proses
penambangan pasir besi kedalaman pengerukan biasanya maksimal sampai 4
meter, karena kalau lebih dari itu harus menggunakan pompa untuk mengeluarkan
air tanah rembesan. Proses penambangan pasir besi sendiri, dimulai dengan pasir
yang ditambang menggunakan beko, yang selanjutnya dari lokasi tambang, pasir
tersebut diangkut oleh truk ke lokasi pencucian pasir. Disinilah raw material
pasir besi dipisahkan dengan material lainnya. Setelah dicuci, material
pasir besi siap dikirim, sedangkan limbahnya dibuat untuk
reklamasi/menutup lubang-lubang bekas penambangan.
D.
Manfaat pasir besi
Pemanfaatan
pasir besi ini selain untuk industri logam besi juga telah banyak dimanfaatkan
pada industri semen. Selain itu, dikarenakan warnanya yang hitam pekat pasir
besi tersebut banyak dimanfaatkan sebagai bahan dasar untuk tinta kering
(toner) pada mesin fotokopi dan tinta laser, bahan utama untuk pita kaset,
pewarna serta campuran (filter) untuk cat, bahan dasar untuk industri magnet
permanen paling
negatif
E.
Dampak
penambangan pasir besi
1. Merusak pantai dan vegetasinya
Keadaan
pantai sebelum adanya penambangan pasir besi di daerah Cikawungading menunjukan
kondisi pantai yang begitu alami dan indah , berbagai jenis vegetasi pantai
tumbuh di sepanjang jalur pantai. Tapi kini sudah mulai tergerus oleh kegiatan
penambangan.
2. Rusaknya jalan raya
Kerusakan
yang paling parah akibat dari kegiatan pertambangan pasir besi ini adalah
rusaknya jalan raya yang menjadi penghubung jalur pantai selatan, keadaan ini
menyebabkan arus transportasi barang dan manusia menjadi terhambat. Sejak awal
kondisi jalan raya yang menjadi penghubung Cipatujah dan Cikalong sudah rusak
dan kini diperparah dengan adanya kegiatan pengangkutan pasir besi, dengan
hilir mudiknya truk-truk besar yang mengangkut pasir besi tersebut. Masyarakat
menyayangkan keadaan tersebut dimana keadaan ini membuat mereka tidak nyaman.
3. Tingkat polusi udara yang makin
meningkat
Hal
ini disebabkan oleh hilir mudiknya truk-truk pengangkut pasir besi yang
melintas, yang membawa pasir tersebut dari daerah cipatujah ke daerah lain,
khususnya daerah ciamis dan sekitarnya.
4. Rusaknya area persawahan atau
pertanian warga
Lahan
pertanian warga menjadi rusak akibat kegiatan pertambangan ini, diduga aliran
air yang ke persawahan menjadi terganggu, akibatnya sawah warga menjadi cepat
kering. Disamping itu area perkebunan yang tadinya rindang oleh kelapa
kini menjadi tandus dan kering.
5. Sering rawan banjir
Dari
keadaan tersebut dapat dilihat bahwa keberadaan tambang pasir besi masih
menjadi kontroversi di tengah-tengah masyarakat luas.Dimana masyarakat lebih
merasakan dampak negaif dari pada dampak positifnya, masyarakat menyayangkan
keadaan tersebut dimana pengelolaan sumber daya alam haruslah lebih
mengutamakan kepentingan luas disinilah peran berbagai pihak dibutuhkan untuk
memperbaiki keadaan semua.
No comments:
Post a Comment